Pasca Puluhan Nakes Terpapar Corona, RSUD Buton Tutup Layanan

Reporter: Adhil / Editor: Kang Upi

BUTON – Pasca konfirmasi positif terpapar Covid-19 atas 28 tenaga kesehatan (Nakes), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buton, tutup sementara proses pelayanan.

Hal tersebut terpaksa dilakukan, mengingat minimnya Nakes yang tersisa di RSUD Buton untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Direktur RSUD Buton, dr Ramli saat dikonfirmasi mengatakan, terkait berkurangnya Nakes, dirinya telah berkoodinasi dengan Bupati Buton guna membantu mencari solusi atas kasus tersebut.

Menurutnya, pelayanan memang dihentikan sementara, namun secara resmi penutupan RSUD Buton dari seluruh aktifitas pelayanan medis, masih menunggu petunjuk Bupati Buton sebagai pemegang kebijakan.

“Kita berharap, Pak Bupati bisa menemukan solusi terbaik untuk masalah ini. Karena sangat sulit untuk lakukan pelayanan dikala kita kekurangan tenaga medis akibat terpapar covid-19 dan semua yang terpapar itu sementara dilakukan isolasi sesuai prosedur penanganan covid-19,” kata dr Ramli dikonfirmasi Jum’at, 19 Juni 2020.

Saat ini kata Ramli, sejumlah pasien yang tengah menjalani perawatan di RSUD Buton, tetap ditangani tenaga medis yang tersisa, ada juga beberapa diantaranya telah dirujuk ke Kota Baubau.

Dirinya berharap, atas masalah ini secepatnya mendapatkan solusi. Karena sangat perlu Nakes tambahan untuk menggantikan tugas seluruh tenaga medis kita yang terpapar.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati, gunakan masker saat beraktivitas, tetap jaga kesehatan. Apalagi saat ini, kasus yang ditangani di Buton merupakan kasus sporadis atau tidak jelas dari mana sumbernya,” tutupnya.

Iklan dalam Berita Ana Wonua Distributor Oli Total